TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni menghadiri undangan Bupati Mimika Johanes Rettob, untuk memediasi konflik antar suku di Kwamki Narama, Kabupaten Mimika yang terjadi sejak Oktober 2025.
Dalam proses mediasi ini, Pemerintah Kabupaten Mimika juga melibatkan beberapa unsur terkait diantaranya kedua suku yang terlibat konflik, Forkompinda dan tokoh masyarakat adat, bertempat di Pendopo Negara Mimika, Jumat 9 Januari 2026.
Nenu Tabuni dalam keterangan kepada awak media menyebutkan kewajiban pemerintah untuk hadir menyelesaikan persoalan ini.
“Mereka meminta pemerintah untuk hadir menyelesaikan persoalan ini. Jadi kita tunggu saja. Kewajiban pemerintah untuk mendamaikan,” tegas Nenu Tabuni.
Proses mediasi ini merupakan lanjutan dari dua pertemuan sebelumnya, dengan harapan adanya kesepakatan antara kedua suku untuk mengakhiri konflik dan mempererat kembali hubungan kekeluargaan antara kedua suku. (Dedy Lg)
























