TIMIKA, CARTENZNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Mimika Distrik Kwamki Narama melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mimika tingkat Distrik Kwamki Narama Tahun 2026, di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Jumat (06/06/26).
Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firon Balinol Mom, membuka secara resmi mewakili Bupati Mimika Johanes Rettob. Turut hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Yohana Paliling, perwakilan dari Dinas PUPR, kepala kampung se- Distrik Kwamki Narama, TNI/POLRI, dan peserta Musrenbang.
Firon dalam sambutannya menyampaikan Musrenbang Distrik adalah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.
“Giat ini menjadi wadah strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga distrik guna memastikan bahwa setiap program dan kegiatan pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah Distrik Kwanki Narama.”ungkapnya
Firon katakan, Musrenbang ini, bukan hanya bicara tentang rencana pembangunan semata, tetapi juga tentang komitmen bersama untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan agar setiap usulan program yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah, termasuk di Distrik Kwamki Narama yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.”tutur Firon
Lanjut, Firon sebutkan bahwa masih terdapat berbagai tantangan pembangunan yang harus dihadapi bersama, antara lain keterbatasan infrastruktur dasar, akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menghimbau, untuk menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat, mengoptimalkan potensi lokal guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, mempercepat pembangunan infrastruktur dasar guna membuka aksesibilitas antar wilayah, memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Saya berharap seluruh peserta musrenbang dapai berperan aktif dalam memberikan masukan, saran, dan usulan yang Konstruktif demi kemajuan Distrik Kwamki Narama.”tegas Firon
Musrenbang Distrik Kwamki Narama menghasilkan 167 usulan, dari 9 kampung dan 1 kelurahan. Kepala Distrik Kwamki Narama N. Edwin SE, MSi., berharap program tahun lalu tetap berlanjut.
“Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelebaran jalan, lampu penerangan jalan, dan bersama Dinas Pariwisata kami usulkan juga untuk seni dan budaya. Semua itu kami kasih masuk dalam program. Kami kejar program-program prioritas dan program-program yang baru yang kami sudah usul juga.”ujarnya (Dedy LG)
























